Selalu belajar dan berbagi pengalaman..

PERTANIAN

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 02 September 2016

Asal Usul Kata: Guru

 
Guru merupakan nama tempat suci simbolik Hindu dimana Vidya disimpan. Gu artinya gelap, Ru artinya mengusir, Vidya artinya pengetahuan. Jadi secara etimologis dapat dikatakan jika guru artinya mengusir gelap dengan pengetahuan atau wawasan.

Sebelumnya dikatakan jika guru merupakan nama tempat suci simbolik Hindu dimana Vidya disimpan, dengan demikian dapat kita duga jika makna tempat suci tersebut tidaklah merujuk pada pengertian nyata tempat atau ruang penyimpanan yang bersifat fisik (denotasi); melainkan tampaknya lebih merujuk pada ‘tempat’ atau ‘ruang’ yang bersifat metafisik (meta-fisika; melampaui yang bendawi), dalam hal ini berarti jiwa atau aspek kesucian jiwa (konotasi) yang melekat pada sosok atau pribadi manusia yang layak diperguru—yang dianggap telah terbukti mampu mengusir kabut gelap dalam dirinya.

Dalam tradisi Hindu kita dapat mengetahui jika representasi sosok atau kepribadian suci semacam demikian telah dinisbatkan melekat pada suatu kaum atau golongan manusia yang umumnya disebut sebagai para Brahmana atau Brahmin—yang menjalankan tugas dalam melestarikan khazanah pengetahuan dan tradisi kebudayaan Hindu atau Veda. Kata Guru kemudian bertemu dengan kata As yang artinya mengajar.

Siapakah yang mengajar dan apakah yang diajarkannya? Tentu saja, para Brahmana-lah yang kemudian muncul kepermukaan untuk diperguru dan mengajarkan kepada siapa saja yang membutuhkan Vidya (pengetahuan) atau Veda (kitab suci Hindu, variasi dialektis yang berarti sama: pengetahuan) demi keinginan dan tegad mengusir setapak demi setapak wilayah kegelapan yang melekat pada relung kejiwaan; atau menyingkirkan sejumput demi sejumput tabir hitam yang menghalangi pandangan mata dari terangnya melihat kebenaran melalui pengetahuan.

Istilah Vidya yang berarti ‘wawasan’ atau ‘pengetahuan’ dapat ditemui variasi dialektisnya pada seluruh kebudayaan bangsa berumpun bahasa Indo-Eropa (India sampai Eropa). Kata Vidya identik dengan kata Idea, yang sangat penting dalam filsafat Plato. Dari bahasa Latin kita temukan kata Video, tapi di Romawi kata itu berarti ‘melihat’ (namun dapat dimengerti karena dalam bahasa Inggris, “I see” juga dapat berarti “I understand”). Selain itu, dalam bahasa Inggris kita mengenal kata Wise (dan Wisdom)—dalam bahasa Jerman, Wissen (mengetahui). Dalam bahasa Norwegia terdapat kata Viten, yang mempunyai akar yang sama dengan kata India Vidya, kata Yunani Idea, dan kata Latin Video. (GTK. Cimahi. 11 Oktober 2012. 21:22 WIB)
Share:

Bermain di Superindo

Share:

Natal Bersama PAUD Bintang Kasih

Natal 2015

Share:

Field Trip

Field Trip PAUD Bintang Kasih
18 Februari 2016

Share:

Definition List

Mau Widget Ini? Klik Disini

Unordered List

Support